Program 'Mageri Kuto' Polres Salatiga tanam 5.000 pohon
Dalam rangka mendukung Program Polda Jawa Tengah 'Mageri Segoro' yang dilaksanakan seluruh Jajaran Polres yang mempunyai wilayah pantai, untuk Polres Salatiga dikarenakan tidak mempunyai wilayah pantai dilaksanakan Program Mageri Kuto dengan penanaman 5.000 pohon.

Elshinta.com - Dalam rangka mendukung Program Polda Jawa Tengah 'Mageri Segoro' yang dilaksanakan seluruh Jajaran Polres yang mempunyai wilayah pantai, untuk Polres Salatiga dikarenakan tidak mempunyai wilayah pantai dilaksanakan Program Mageri Kuto dengan penanaman 5.000 pohon dalam rangka mencegah potensi terjadinya longsor dan upaya membantu pemulihan ekonomi nasional, yang secara simbolis dilaksanakan di Bantaran Kali Blondo Celong, Kutowinangun Kidul Tingkir, Kota Salatiga, Selasa (12/10).
Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana mengatakan, kegiatan ini merupakan imbangan dari program yang dilaksanakan oleh Polda Jawa Tengah dalam Program Mageri Segoro yang dilaksanakan di Kabupaten Demak yang dihadiri Forkopimda Jawa Tengah untuk Polres Salatiga melaksanakan breakdown dengan melaksanakan Program Mageri Kuto dengan penanaman 5000 Pohon.
"Untuk saat ini kita serahkan 1000 pohon kepada Kapolsek jajaran untuk dilaksanakan penanaman, adapun jenis pohonnya antara lain akasia, trembesi, gayam, tanjung, gamelina dan ketapang kencana," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto.
Pada kesempatan ini Walikota Salatiga Yuliyanto menyampaikan, terimakasih dan apresiasi atas Program Mageri Kuto yang digagas Kapolres Salatiga ini.
"Hal ini selaras dengan upaya Pemerintah Kota Salatiga untuk menyediakan ruang terbuka hijau sebesar 30 persen yang saat ini baru sekitar 17 persen, sehingga dengan program dari Polres Salatiga Mageri Kuto dengan penanaman 5000 pohon bisa mengembalikan Kota Salatiga seperti dulu, sejuk dan adem," ujarnya.